09 July 2013

Tidak ada rezeki yang tertukar

Assalamu'alaikum. 
Semoga bersyukur selalu.
Allah Maha Adil dalam pembahagian rezeki kepada umatnya, Allah sangat tahu mana yang terbaik buat hambanya.. Keadilan Allah adalah sangat mutlak.
Kadang kala kita sebagai manusia tidak memahami dengan bijaksana. Keadilan Allah bukanlah timbangan ukur, yang harus sama sisi kiri dan sisi kanan, Allah membahagi rezeki kepada setiap mahkluknya, dengan takaran yang sesuai.

Burung pipit mendapat rezeki dengan sejemput padi,
Bukan dengan sekarung rumput seperti yang di perlukan seekor gajah .
Kambing hanya memerlukan beberapa teguk air minum,
Bukan bergalon-galon seperti yang di perlukan seekor unta. 
Percayalah, rezeki yang diberikan Allah kepada kita tidak akan tertukar.

Rezeki bukan hanya dilihat dari hitungan angka-angka nominal mata wang. 
Kesihatan adalah juga rezeki,
Kebahagiaan juga rezeki,
Mata yang sempurna, pancaindera yang lengkap, semua adalah juga rezeki.
Waktu yang longgar, dapat senantiasa berkumpul dengan keluarga.
Itu juga termasuk rezeki… 
Bersyukur adalah kunci dan ubat hati yang gundah .

Iri dengki dengan kelebihan rezeki orang lain adalah penyakit hati.
Bahagiakan hidup dengan menerima seadanya. 
Gembirakan hidup dengan tanpa keinginan untuk mendapat lebih dari yang seharusnya kerana rezeki kita sudah ada takdirnya...

Kerana Allah pasti tak pernah salah dengan pembahagian rezekinya.
Apalagi yang harus kita risaukan?
Terus berusaha, berdoa, menerima seadanya dan bersyukur.
Adalah lebih indah daripada harus berburuk sangka!
Kita tidak perlu cemas dengan urusan rezeki. 
Rezeki setiap
makhluk sudah dijamin oleh Allah SWT, termasuk rezeki seekor semut sekalipun. 
Perhatikan ayat-ayat dari Al- Quran:

“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya. Dan Dia Mengetahui tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)” (Hud: 6).

“Dan berapa banyak binatang yang tidak menanggung rezeki-Nya, Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya (kepada binatang) dan kepadamu (para manusia ), dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Al-Ankabut: 60)

”Hai manusia, ingatlah akan nikmat Allah kepada kamu. Adakah pencipta selain Allah yang memberi rezeki kepada kamu dari langit dan bumi? Tidak ada tuhan selain Dia, maka betapa kamu bisa dipalingkan?” (Al- Fathir: 3).

Manusia tetap harus berikhitiar dan berusaha untuk mencarinya, lalu sesudah itu bertawakal kepada-Nya dan berserah diri saja kepada Allah SWT, Bahkan, rezeki dari Allah SWT itu
datang dari arah yang tidak disangka-sangka selama kita selalu memohon ampunan (beristighfar) kepada Allah SWT.

“Barang siapa memperbanyak istighfar maka Allah s.w.t akan menghapuskan segala kedukaan nya, menyelesaikan segala masalahnya dan memberinya rezeki dari arah yang
tidak disangka.” (Hadis Riwayat Ahmad, Abu Daud, an-Nasa’i, Ibnu Majah dan al-Hakim dari Abdullah bin Abbas r.a.)

Itulah misteri rezeki, karena itu kita tidak perlu khuatir akan kekurangan, kerana Allah SWT sudah menjamin rezeki itu.

sedikit coretan semoga bermanfaat bagi kita semua...

Dekati Dia. Seru nama-Nya. Pasti diri berasa tenang dan bahagia. Dengan izin Allah, ia berlaku. Deraskan rezeki dengan menggunakan kuasa dalaman yang berbeza daripada cara biasa. Ia terkandung 5 amalan dalaman yang membantu kita untuk ‘menjemput’ rezeki dengan otak kanan (tidak mengikut logik). Klik sini

2 comments:

  1. like this entry...betul bg motivasi...bersyukur dgn rezeki Allah....

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul fuzy..kadang2 kita terlalu risau kan...padahal rezeki memang dah ade pun untuk semua hambaNya

      Delete